Risa E. Rustam: Pemimpin Perempuan Perlu untuk Atasi Kesenjangan Gender di Tempat Kerja

kepemimpinan perempuan

Di dunia keuangan, bagaimana kondisi kesenjangan gendernya? Apakah hal ini juga berpengaruh dalam pengalaman Ibu menjadi pemimpin?

Selama ini saya bekerja di perusahaan-perusahaan yang, lagi-lagi, beruntungnya, merangkul keberagaman dan inklusif. Tapi secara umum, kalau bicara kesenjangan gender di industri keuangan, tantangannya serupa dengan di industri lain. Memang perempuan dan laki-laki start-nya sama, tapi makin ke atas, perempuan makin sedikit jumlahnya, sampai sekarang. 

Baca Juga: Tantangan Perempuan dalam Sektor Bisnis dan Pemerintahan

Mungkin juga ini karena ada perempuan-perempuan di perusahaan keuangan yang terintimidasi oleh “cerita-cerita horor” tentang orang-orang yang harus mengorbankan work-life balancenya untuk mengejar karier. Ada juga persepsi bahwa women have to be ruthlessly competitive untuk mengejar promosi atau kesempatan-kesempatan. Tapi sebetulnya kan enggak mesti begitu untuk bisa sampai di posisi puncak. 

Sebenarnya banyak ruang bagi perempuan di sektor keuangan, terlepas dari “cerita-cerita horor” miskonsepsi dan mispersepsi. You can stand out, perempuan tetap bisa tampil dan berprestasi di industri yang didominasi oleh laki-laki dengan menjadi percaya diri dan mengandalkan pengetahuan serta kemampuan kita. Itu sudah dibuktikan oleh banyak perempuan di Indonesia, meskipun gender parity, gender inequality, dan gender bias itu masih ada.